Content

Kami Bukan Penonton

Senin, 05 Oktober 2015
Terus mencari tau caranya bahagia.. Dan membahagiakan putri kecilku.. Jika tidak membahagiakan maka jangan buat kami menjadi penonton kemesraanmu. Berhati2 berbuat/bertingkah karena mungkin anak lah yang menjadi penontonmu Hidup tidak melulu tentang makan dan cinta, melainkan tentang bagaimana cara tidak melukai siapapun.. Bagaimana bisa bersama dan menghabiskan waktumu bersamanya seakan masalahmu sirna.. Menjadi tau itu menyakitkan, kita pernah menjadi anak yang menyaksikan kemesraan selain ibu, sakit bukannn... Saatnyalah menjadi orangtua tanpa menjadikannya penonton dan menimbulkan rasa sakit atas kelucuanmu..

0 komentar:

Posting Komentar