Saya mencintai keduanya,
Keduanya sangat berarti untuk saya.
Tapi saya selalu merasakan perlakuan berbeda.
Faktanya saya menjadi mandiri atas perbedaan ini..semua tak luput dari sisi negatif, dan saya menjadi egois.
Saya selalu ingin bisa menopang diri dengan menggunakan kaki sendiri, terkesan sombong memang, tapi itu bukti nyata saya begitu takut kehilangan keduanya.
Saya berusaha menguatkan hati saya, mampu tanpa keduanya tapi faktanya saya hanya fisik utuh bergerak tanpa jiwa yang mengisi, akhirnya saya menyadari saya lemah tanpa kalian.
Pelajaran berharga untuk ini, tak ada kasihnya yang sia-sia, cara nya saja yang berbeda tetap satu tujuan "The Best For Me"
Tak peduli seberapa dewasa kita, beliau selalu menganggap kita anak kecil, mengkhawatirkan diri kita tapi tak pernah membiarkan kita mengkhawatirkan dirinya.
Maafkan prasangka buruk terhadap sikap kalian, benar saya memahami kalian seutuh jiwa yang ditakdirkan tuhan menghembuskan setiap kasih yang saya rasakan.

0 komentar:
Posting Komentar